1 Kemas baju hangat dan jaketmu. Suhu dingin dataran Dieng (siang hari 12° - 20° dan malam 6° - 10°) membuat kamu wajib mempersiapkan diri. Persiapkan alat penghalau dingin saat di Dieng via tembeling.com. Sebelum pergi ke Dieng, kamu wajib mempersiapkan kondisi fisikmu.
jalanbawang ke dieng sebagai jalur alternatif wisatawan dengan tujuan ingin mempersingkat perjalanan,berjarak kurang lebih 17km dengan memakan waktu perjalanan 1 jam 10 menit tentu menjadi pertimbangan signifikan untuk rencana perjalanan anda,melewati jalur tol kahyangan yang merupakan jalur tol yang baru saja dibangun menjadi salah satu jalan
1000 - Tour Dieng di Kawah Sikidang; 11:30 - Tour Dieng di Telaga Warna, Telaga Pengilon dan goa alam; 12:30 - Makan siang di dieng; 13:30 - Cek in penginapan; 15:00 - Tour Dieng di Kawasan Candi Arjuna; 17:00 - Kembali ke penginapan; 18:00 - Acara Bebas; Hari Kedua. 07:00 Sarapan Pagi di penginapan, kemudian ke Telaga Merdada
TentangKami Thalita Travel Magelang Purwokerto. Thalita travel merupakan salah satu jasa agen travel dan rental mobil yang cukup terkemuka di magelang dan telah melayani sebagian masyarakat magelang yang ingin bepergian ke luar kota khususnya ke kota purwokerto dan banyumas secara aman, nyaman dan tepat waktu sesuai jadwal dengan layanan door to door service
rutedari Magelang ke dieng Jarak tempuh dari Magelang ke dieng kurang lebih 69,5 km, Dengan Estimasi Waktu tempuh 1 jam 24 menit. Perkirakan waktu tempuh dan jarak dari Magelang ke dieng diambil dari data Peta Google 2015.
Estimasiwaktu perjalanan dari Jogja menuju ke dieng menggunakan Bus : Jogja - Wonosobo : 3 Jam. Wonosobo - Pangkalan Bus Dieng : 10 Menit. Wonosobo - Dieng : 1 jam 30 Menit. Waktu Perjalanan : 4 jam lebih 40 menit. Biaya Bus ke dieng dari Jogja : Rp.75.000.
GkVip2.
- Jika ingin menikmati alam pedesaan yang asri dan masih terbebas dari polusi sambil rafting di air sungai yang teduh, kamu bisa menuju Desa Wisata Candirejo di Kabupaten Magelang. "Kalo mau rafting bisa ambil paket rafting langsung. Harganya Rp per orang. Itu selama tiga jam wisatawan bisa merasakan sensasi seru menjelajahi Sungai Elo dan Sungai Progo," ujar salah satu pengurus Koperasi Desa Wisata Candirejo bernama Rifa saat dihubungi Selasa 8/6/2021.Baca juga 5 Aktivitas Seru di Desa Wisata Candirejo Magelang, Bisa Rafting Selain rafting, ada juga kegiatan menarik lainnya. Mulai dari jelajah kawasan Desa Wisata Candirejo naik dokar atau sepeda, offroad naik mobil jip ke Bukit Manoreh sekaligus menikmati sunrise, belajar memainkan alat musik tradisional, hingga kulineran. Rute menuju Desa Wisata Candirejo Desa Wisata Candirejo berlokasi di jalan Candi Rejo Borobudur, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Perjalanan menuju ke Desa Wisata Candirejo bisa dimulai dari kota Yogyakarta melalui jalan Magelang-Yogyakarta. Jaraknya sekitar 33 juga 5 Tempat Wisata Sekitar Desa Wisata Candirejo Magelang, Ada Svargabumi Jika naik mobil, waktu tempuh Desa Wisata Candirejo sekitar 50 menit via jalan Magelang-Yogyakarta. Namun, waktu tempuh tergantung situasi dan kondisi jalan apakah ada kemacetan atau tidak. Perjalanan menuju Desa Wisata Candirejo Dari kota Yogyakarta, wisatawan bisa mengambil jalur utama melalui jalan Magelang-Yogyakarta menuju ke arah Candi Borobudur. Sebelum sampai ke Candi Borobudur tepatnya di Dusun Brojonalan, Desa Wanurjo, kamu akan menemukan pertigaan jalan dan berbelok ke arah kiri. Dari sana, kurang lebih sejauh tiga kilometer mengikuti jalan utama desa, kamu akan sampai di Desa Wisata Candirejo. Dokumentasi Biro Komunikasi Kemenparekraf Ilustrasi Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah Adapun, jalur lainnya bisa dari Bandara Adi Sutjipto. Jaraknya sekitar 42 km menuju Desa Wisata Candirejo. Perjalanan akan ditempuh dalam waktu 1 jam 10 menit naik mobil.
Jogja – Dieng Via Salaman Rute atau jalur ini adalah rute ke Dieng dari Yogyakarta yang paling singkat. Rute ini juga menjadi favorit bagi agen perjalanan travel/shuttle dan juga untuk mobil box kecil pembawa muatan dari Jogja ke Wonosobo. Kamu hanya perlu berkendara ke arah Magelang lalu belok kiri di pertigaan besar menuju Candi Borobudur. Di pertigaan ini langsung ambil jalur kiri saja karena ke kiri jalan terus. Mengikuti Peta, kamu akan tiba di pertigaan Manglong untuk menuju Wonosobo. Jangan lupa siapkan uang pecahan kecil untuk “Pak Ogah” atau petugas pembantu lalu lintas. Dari pertigaan Manglong sampai dengan Sapuran Wonosobo, sepanjang 20km, kamu akan dihadapkan dengan jalur yang cukup kecil serta berkelok naik turun. Namun menurut admin jalur ini masih relatif aman untuk dilewati. Setelah sampai di Sapuran, kamu hanya perlu untuk mengikuti rute di peta untuk sampai ke Dieng. Jogja – Dieng Via Magelang Rute ini cocok untuk kamu yang ingin merasakan perjalanan yang agak santai. Rute ini memang lebih jauh jika dibandingkan dengan rute via Salaman. Namun rute ini juga lebih ramah untuk kamu yang tidak terlalu suka dengan jalanan yang sempit dan terlalu naik turun. Kamu akan melewati Kota Magelang yang terkenal dengan kuliner Kupat Tahu nya serta kawasan Kledung. untuk kamu yang ingin beristirahat sejenak, banyak tersedia juga tempat ngopi dengan bonus view Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing.
Batu Pandang Ratapan Angin, Dieng Di tulisan sebelumnya, gue udah membahas 8 tempat wisata di Dieng yang gue kunjungi dalam 2 hari 2 malam. Buat yang belum baca, silakan klik buat baca. Maka di tulisan kali ini, gue akan fokus share tentang budget, itinerary, dan tips secara general seputar jalan-jalan di Dieng berdasarkan pengalaman gue. Tips dari gue mungkin berbeda dengan traveler lainnya, so please do your research. Secara umum, tempat-tempat wisata utama di Dieng bisa dibabat dalam 1 hari 1 malam dan―menurut gue―masih cocok untuk berbagai kalangan dari segi usia dan derajat sosial eh. Beberapa obyek wisata utamanya adalah Puncak Bukit Sikunir, Telaga Warna dan Telaga Pengilon, Candi Arjuna, dan Bukit Pandang Ratapan Angin. Udah, menurut gue itu aja yang wajib, selebihnya disesuaikan sama situasi dan kondisi. Tips Jalan-Jalan di Dieng Apakah Bisa Jalan Mandiri dan Jalan Sendiri? Jawaban singkat bisa banget. Jawaban panjang Dieng adalah sebuah desa, obyek wisatanya terletak saling berdekatan, paling cuma Bukit Sikunir aja yang agak jauh. Basecamp pendakian Gunung Prau aja masih within walking distance dari konsentrasi homestay di Dieng. Bahkan dari homestay gue ke Candi Arjuna aja bisa jalan kaki karena jaraknya nggak sampe 1 kilometer. Kalau kamu punya banyak waktu dan tenaga, kamu bisa eksplor Dieng dengan jalan kaki, ditambah sesekali ngojek. Kalau mau enak tapi murah, sewa motor aja, cocok buat solo atau duo traveler. Nah, keputusanmu tentang gaya jalan ini akan berdampak pada moda transportasi apa yang cocok buat kamu dari kota asal ke Dieng. Naik Apa ke Dieng, Kereta Atau Bus? Kalau kamu adalah seorang backpacker yang mau eksplor Dieng dengan jalan kaki atau sewa sepeda motor, maka sebaiknya kamu naik bus. Dari kota-kota besar di Pulau Jawa―kayak Jakarta, Bandung, Semarang, atau Jogja―ambil bus jurusan Wonosobo. Nggak ada bus yang langsung ke Dieng. Dari Terminal Wonosobo, nanti kamu harus naik angkot lagi ke Dieng. Gue pernah cobain cara kayak gini pas gue mau nanjak Gunung Prau tahun 2014 lalu. Tanya-tanya aja sama orang terminal, atau sok akrab sama sesama backpacker yang mau ke Dieng, gue lupa juga apa nama atau ciri-ciri angkotnya. Dalam perjalanan ke Purwokerto dengan kereta api Serayu Stasiun kereta api terdekat dari Dieng adalah Stasiun Purwokerto. Itu pun keretanya terbatas karena lokasi Purwokerto yang ada di jalur tengah, bukan jalur utara kayak Semarang atau jalur selatan kayak Jogja ngono. Dari Jakarta atau Bandung ada kereta api Serayu, harga tiketnya aja tapi cuma ada kelas ekonomi, 7 jam perjalanan. Ada 2 jadwal keberangkatan tiap harinya. Sebagai pejalan PJKA Pergi Jumat Kembali Ahad yang lebih memilih menabung cuti demi trip ke luar negeri, gue naik kereta api Serayu dengan jadwal keberangkatan jam 1310 dari Stasiun Kiaracondong Bandung di hari Jumat, lalu kembali ke Bandung dengan jadwal keberangkatan jam 1630 dari Stasiun Purwokerto di hari Minggu. Hari Senin paginya langsung ngantor lagi seperti biasa, wkwkwk. Kamu juga bisa memesan online bus/mobil/van menuju Dieng dari kota kamu dan sebaliknya di Bookaway. Kalau kamu udah reservasi persewaan mobil, dari Stasiun Purwokerto kamu tinggal minta jemput driver kamu, begitu pun sebaliknya saat kamu mau kembali ke kota asal. Dari Stasiun Purwokerto butuh kira-kira 3-4 jam perjalanan menuju Dieng. Gue juga baru tengah malem nyampe Dieng karena mampir makan dulu, hahaha. Booking Homestay di Dieng, Online Atau Offline? Jawaban singkat offline, bisa telfon atau WhatsApp. Jawaban panjang penginapan-penginapan di Dieng nggak masuk radar online travel agent OTA, beb. Kayaknya memang dari merekanya juga yang nggak mau masuk. Gue udah coba cari di beberapa OTA kayak Traveloka, PegiPegi, dan Ada sih beberapa penginapan yang terdaftar, tapi begitu review-nya dibaca, banyak banget komplen yang bilang kalau penginapannya nggak sesuai dengan yang mereka pesan dan kualitasnya mengecewakan. Kemungkinan sih itu bukan dari pihak homestay-nya yang mendaftarkan diri di OTA, tapi calo atau pihak luar. Yowis, akhirnya gue buka Google Maps, terus gue googling setiap penginapan yang nongol di peta. Beberapa punya blog pribadi, beberapa mencantumkan nomor telfon di informasi Google Maps mereka. Gue save beberapa nomor telfon mereka yang sekiranya homestay meyakinkan, lalu gue WhatsApp satu per satu. Ada yang penuh, ada yang harganya mahal, tapi dapet juga yang sesuai kriteria Dahlia Homestay Syariah. Review-nya bakal gue ulas di bagian berikutnya. Di Dieng nyaris nggak ada hotel, cuma ada homestay alias penginapan sederhana di rumah-rumah warga, setau gue karena memang mereka nggak mau ada penetrasi hotel di tempat mereka. Tolong koreksi kalau ada informasi yang salah. Rekomendasi Homestay di Dieng Dahlia Homestay Syariah Buat yang non-muslim, nggak usah buru-buru sensi sama kata “syariah”, lha wong gue sama dua orang temen gue juga semuanya kresten. Homestay ini cuma nggak mau mencampur tamu cowok dan cewek dalam satu kamar. Yang punya sekaligus PIC WhatsApp-nya adalah mbak Iin, orangnya ramah kok. Mbak Iin minta setengah dari total biaya menginap dibayarkan sebelum hari kedatangan sebagai uang muka. Ruang bersama di Dahlia Homestay Syariah Dieng Apakah gue takut tertipu? Jujur iya. Sebagai seorang pemuda yang biasa pake OTA, ini adalah pertama kalinya gue booking hotel di luar OTA. Tapi setelah gue telaah, akun WhatsApp-nya adalah business account, jadi insyaallah aman. Puji Tuhan semuanya berjalan dengan lancar, and this homestay is beyond my expectation! Kami diberi kamar keluarga dengan tarif per malam untuk bertiga, jadi tiap orang patungan sekitar buat 2 malem. Ternyata yang dimaksud “kamar keluarga” ini adalah 2 buah kamar di lantai dua rumahnya, terpisah dari kamar lainnya di lantai 1. Tiap kamar dilengkapi dengan sebuah ranjang besar untuk berdua, TV, dan balkon kecil. Dua kamar ini disatukan oleh sebuah ruang bersama dan kamar mandi. Tenang, ada shower air panas kok di kamar mandi, meski hanya dengan tenaga gas tapi berfungsi baik. Dispenser air minum tersedia di ruang keluarga, setiap pagi akan disiapkan kopi, teh, gula, dan cangkir. Sesaat setelah tiba di Dahlia Homestay Syariah Dieng Ruang bersama kami di lantai 2 Dahlia Homestay Syariah Dieng Ruang bersama kami di lantai 2 Dahlia Homestay Syariah Dieng Kamar mandi dengan shower air panas di Dahlia Homestay Syariah Dieng Yang gue suka dari Dahlia Homestay Syariah ini, selain harganya yang terjangkau, adalah kondisi kamar dan bangunannya secara umum yang bersiiihhh, rapi, bahkan lumayan instagrammable! Nggak ada sarapan seperti hampir semua homestay lainnya, tapi ada cemilan di ruang bersama lantai 1. Communal room-nya luas dan nyaman, bisa buat nongkrong sama tamu lainnya. Eh tapi selama di sana kami nggak pernah lihat ada tamu lainnya sih. Buat yang mau reservasi kamar di Dahlia Homestay Syariah, silakan hubungi mbak Iin di nomor 085226390053. Alamatnya ada di Jl. Dieng no. 18, Krajan, Dieng Kulon. Nggak usah misuh-misuh sama mbak Iin atau sama gue kalau harganya beda sama yang gue tulis di sini. Harga penginapan di mana-mana itu fluktuatif, dari homestay sampai hotel bintang berapa pun. Harga tiket pesawat juga gitu. Yang punya penginapan punya hak penuh buat mengontrol sendiri harganya. Rekomendasi Sewa Mobil di Dieng + Sopir dan BBM Dari mbak Iin, gue mendapat kontak mas Himin. Gue kira mas Himin ini adalah bagian dari bisnisnya mbak Iin, ternyata enggak. Jadi memang para pemilik homestay dan penyewaan mobil dan pebisnis terkait lainnya di Dieng saling berkoordinasi dengan baik saat ada tamu yang membutuhkan. Dengan mas Himin, kami mendapat harga Mas Himin ini recommended banget! Selain harganya oke, mobilnya bagus maaf gue lupa foto, orangnya ramah, dan sabar melayani kami yang tak tentu arah, dia juga jago ambil foto. Kalau nggak percaya, lihat aja foto-foto yang ada di artikel Dieng sebelumnya. Hasil bidikan mas Himin di Watu Angkruk Dieng Penting buat kamu tahu, harga dihitung per hari, bukan per 24 jam. Jadi meskipun kami baru mulai pakai hari Jumat malam, tapi udah dihitung sebagai 1 hari. Harga dari mas Himin ini menurut gue adalah salah satu harga terbaik yang gue peroleh, jadi akhirnya kami sepakati harganya. Mas Himin bisa dihubungi di nomor 081326850099. Sekali lagi gue tekankan, jangan merengut kalo harga yang kamu dapet beda dari harga yang gue peroleh. Itinerary dan Budget Jalan-Jalan di Dieng 2 Hari 2 Malam Oke, setelah membahas transportasi dan akomodasi di Dieng, sekarang gue mau share rincian pengeluaran dan itinerary perjalanan kami bulan Agustus 2019 lalu. Untuk pengeluaran, monmaap nih nggak semuanya gue catet. Harga tiket masuk wisata Batu Pandang Ratapan Angin, Telaga Warna, dan Kawah Sikidang + Candi Arjuna masing-masing adalah Harga tiket masuk Bukit Sikunir adalah Harga tiket masuk Telaga Menjer adalah Lupa berapa harga tiket masuk Watu Angkruk, tapi yang jelas murah banget. Kalau ada tempat wisata lain yang mau kamu datangi tapi nggak ada dalam daftar itinerary gue, amannya diasumsikan aja. Itinerary agenda perjalanan yang terealisasi di Dieng Naik perahu di Telaga Menjer Surprisingly, biaya makan di Dieng itu mahal, bahkan lebih mahal dari biaya makan gue sehari-hari di Bandung. Namanya juga tempat wisata, yekan. Untuk sekali makan, expect to pay sekitar – Gorengan di sekitar Bukit Sikunir harganya Nasi goreng di rumah makan sederhana dan nggak memuaskan wkwkwk. Seporsi nasi tongseng kambing Yang murah adalah pecel di depan Telaga Menjer dan Mie Ongklok Pak Muhadi di Wonosobo tapi jadi kalo sama sate sapi. Jadi, kalo kamu mengikuti perjalanan dengan itinerary yang mirip sama gue, siapkan buat merogoh kocek di kisaran – per orang. Amannya mungkin siapkan Gue dan temen-temen berpendapat supaya obyek-obyek wisata di Dieng ini terintegrasi dengan 1 sistem pembayaran berupa satu tiket terusan atau day pass gitu, supaya bisa lebih praktis dan bahkan lebih hemat. Apakah menurut gue Dieng mahal? Mm, lebih tepatnya di luar ekspektasi, karena harapan gue total pengeluarannya nggak sampai sejuta. Mungkin karena kami cuma bertiga. Kalo berempat bakal bisa di bawah sejuta mungkin. Jadi, pinter-pinter atur jumlah peserta trip aja. Kalo kamu traveling ke Dieng dalam jumlah besar, pertimbangkan mengambil paket tur atau paket wisata Dieng. Good place, good time, good friends Trio SNS di Telaga Warna, Dieng Yak, selesai sudah tips, budget, dan itinerary jalan-jalan Dieng yang bisa gue bagikan kali ini. Kalo ada pertanyaan, sampaikan aja di kolom komentar atau kirim direct message di email/media sosial. Dukung gue bisa ber-PJKA lagi di kota-kota Pulau Jawa supaya bisa jadi inspirasi buat kalian sesama faqir cuti. Jangan jadikan pekerjaan sebagai halangan buat jalan-jalan! Keep learning by traveling~ Tag backpackeran di dieng, biaya jalan-jalan di dieng, budget jalan-jalan dieng, dahlia homestay dieng, dari bandung ke dieng, dari jakarta ke dieng, Dieng, dieng 2 hari, dieng 2 malam, homestay bagus di dieng, homestay murah di dieng, homestay syariah dieng, itinerary dieng, jalan-jalan di dieng, Jawa Tengah, naik bus ke dieng, naik kereta ke dieng, sewa mobil di dieng, traveling di dieng, Wonosobo
Jalur Wonosobo Merupakan jalur favorit untuk menuju ke Dieng. Jika dibandingkan dengan jalur dari Banjarnegara, jalur dari Wonosobo relatif lebih pendek dan mudah untuk dijangkau serta jalan yang tidak terlalu berkelok. Dengan kondisi alam yang sedemikian rupa, satu-satunya jenis angkutan untuk menuju Wonosobo hanyalah angkutan darat. Dahulu pernah ada kereta api jurusan Purwokerto, sekarang hanya tinggal rel-nya. Meskipun demikian, transportasi ke dan dari Wonosobo relatif ramai. Transportasi dari luar kota dapat anda pilih, bis atau jenis travel. Namun banyak juga yang mencarter taxi dari Semarang atau Yogyakarta. Dari Semarang Ibu kota Provinsi Di terminal antar kota Terboyo banyak terdapat bis yang melayani trayek Semarang – Purwokerto melalui Wonosobo. Jaraknya sekitar 120 km dan waktu tempuh kira-kira jam. Rutenya adalah Semarang-Ungaran-Bawen-Ambarawa – Secang-Temanggung-Parakan – Kertek-Wonosobo – Kejajar-Dieng Atau dengan kendaraan pribadi via Bandungan, dengan rute Semarang-Ungaran-Bandungan-Sumowono – Ngadirejo-Jumprit-Tambi – Kejajar-Dieng Dari Surakarta Solo Walaupun tidak banyak bis langsung dari Solo ke Wonosobo namun ada beberapa perusahaan bis yang melayani trayek ini. Anda dapat mendapatkan bis tersebut di terminal Tirtonadi jurusan Solo-Purwokerto via Wonosobo. Jaraknya sekitar 180 km waktu tempuhnya kita-kira 6 jam. Jalurnya adalah Solo-Kartasura – Boyolali-Ampel – Salatiga-Bawen- Ambarawa – Secang-Temanggung-Parakan – Kertek-Wonosobo – Kejajar-Dieng Dari Magelang Jalur dari Magelang ini merupapakan jalur ke Wonosobo yang ramai. Kira-kira sepuluh menit sekali ada bis yang datang dan pergi. Bis terakhir kira-kira jam berangkat dari terminal antar kota Magelang. Jaraknya sekitar 65 km dengan waktu tempuh kira-kira 2 jam. Jalurnya adalah Magelang-Secang – Temanggung-Parakan – Kertek-Wonosobo – Kejajar-Dieng Disamping itu, ada rute alternatif ke Wonosobo dari Magelang ini, terutama untuk mempersingkat jalan dari Borobudur-Wonosobo. Ada trayek micro bis langsung dari Magelang ke Wonosobo namun tidak sampai di kota Wonosobo, melainkan hanya sampai di Sapuran, salah satu Kecamatan di Wonosobo. Dari Sapuran ke Wonosobo jaraknya 18 km dan banyak sekali angkutan yang siap melayani anda. Jalur Borobudur-Wonosobo ini sering dijadikan alternatif travel Borobudur – Wonosobo. Dari Purworejo Jalur dari Purworejo tidak terlalu ramai, baik ramainya kendaraan maupun pemukiman. Jalannya cukup baik namun berbelak-belok cukup tajam dan menanjak. Tidak ada bis besar yang melayani trayek ini, tetapi banyak micro bis yang beroperasi. Sejak terminal Purworejo pindah ke terminal baru, bis jurusan Wonosobo tidak masuk di terminal antar kota Purworejo. Micro bis jurusan Wonosobo biasanya mangkal di terminal lama atau di Purworejo Plaza. Jika anda dari arah Yogyakarta, silahkan turun di pertigaan Don Bosko, naik angkota dan turun di terminal lama atau di komplek Purworejo Plaza. Jarak Purworejo-Wonosobo sekitar 50 km dan waktu tempuh sekitar 2 jam. Jalurnya adalah Purworejo-Loano – Kepil-Sapuran-Kalikajar – Kertek-Wonosobo – Kejajar-Dieng Jika anda naik kendaraan pribadi, harap hati-hati sebab jalur ini agak sempit, banyak truk yang biasanya mengangkut kayu. Dari Yogyakarta Tidak ada trayek langsung dari Yogyakarta ke Wonosobo. Namun karena jalur Yogyakarta – Magelang – Semarang sangat ramai, dengan sendirinya dari Yogyakarta ke Wonosobo menjadi sangat mudah. Dari terminal Giwangan, atau dari terminal Jombor, naik bis jurusan Magelang dan turun di terminal antar kota Magelang, baru ke Wonosobo. Total jarak sekitar 120 km dan waktu tempuh kira-kira jam. Jalurnya adalah Yogyakarta-Sleman-Tempel – Magelang-Secang – Temanggung-Parakan – Kertek-Wonosobo – Kejajar -Dieng Disamping lewat Magelang, anda juga dapat lewat jalur Purworejo. Dari Terminal Giwangan atau Gamping, naik bis jurusan Purworejo dan baru melanjutkan ke Wonosobo. Total jarak sekitar 120 km dengan waktu tempuh sekitar jam. Rutenya adalah Yogyakarta-Sentolo-Wates – Purworejo. Selanjutnya ikuti jalur dari Purworejo Dari Purwokerto Merupakan jalur yang ramai. Ada banyak bis yang melayani trayek ini. Untuk jalur ini, kira-kira setiap sepuluh menit ada bis yang datang dan pergi. Ada bis yang hanya melayani trayek Purwokerto-Wonosobo dan ada trayek Purwokerto-Semarang lewat Wonosobo. Anda bisa mendapatkan bis jurusan Wonosobo di terminal utama Purwokerto. Jaraknya sekitar 120 km dan waktu tempuh sekitar 3 jam. Jalurnya sebagai berikut Purwokerto-Sokaraja – Purbalingga-Bukateja – Klampok-Banjarnegara – Selomerto-Wonosobo – Kejajar-Dieng Dari Kebumen Meskipun masih langka, sebenarnya ada jalur langsung Wonosobo-Kebumen. Jalurnya berbelok-belok dan naik turun. Anda dapat mendapatkan bis jurusan Wonosobo-Kebumen di terminal antar kota Wonosobo namun hanya beberapa buah saja. Jaraknya sekitar 65 km dengan waktu tempuh sekitar jam. Jalurnya sebagai berikut Kebumen – Wadaslintang-Kaliwiro-Selomerto-Wonosobo – Kejajar-Dieng Dari Pekalongan / Banjarnegara Ke Dieng bisa diakses dari Banjarnegara dan juga Pekalongan. Kalau dari Pekalongan bisa ke arah selatan melalui Linggoasri, Paninggaran, Kalibening, Wanayasa, Batur, dan terakhir sampai Dieng. Dari Pekalongan naik bis kecil jurusan Kalibening, turun di pertigaan Wanayasa. Dari Wanayasa ganti angkutan umum ke Batur, turun di pasar Batur ganti lagi bus kecil ke dieng. Kajen – Linggoasri – Paninggaran – Kalibening – Wanayasa – Batur – Dieng Dari Jabodetabek Trayek Jabotabek Wonosobo dilayani oleh banyak armada yang terdiri dari berbagai perusahaan oto bis. Anda bisa mendapatkan bis tersebut di terminal Pulo Gadung, Kp Rambutan, Bekasi, Lebak Bulus, Cimone, Merak dan Bogor. Dengan jarak 520 km, dari sekitar wilayah Jakarta, bis biasanya berangkat sekitar pukul wib dan sampai di Wonosobo menjelang fajar. Dari Cilacap Ada 2 kemungkinan jalur, via Banjarnegara atau via Wonosobo. Jika menggunakan angkutan umum via Banjarnegara Cilacap -> Purwokerto = Banyak bus yang melayani trayek ini Purwokerto – Banjarnegara bisa menggunakan mikrobus jurusan banjar atau bus tanggung jurusan Wonosobo, nanti turun di Terminal Banjarnegara. Banjarnegara – Karangkobar dari terminal banjar naik mikrobus jurusan Kalibening, turun di terminal Karangkobar. Karangkobar – Wanayasa – Batur naik microbus jurusan Batur. Batur – Dieng naik mikrobus jurusan Wonosobo turun di Diengkulon. Jika menggunakan angkutan umum via Wonosobo Cilacap -> Purwokerto = Banyak bus yang melayani trayek ini Purwokerto – Wonosobo naik bus jurusan Purwokerto – Wonosobo atau Purwokerto – Semarang, turun di terminal Wonosobo. Wonosobo – Dieng mikrobus jurusan Wonosobo – Batur/Dieng. turun di Diengwetan. Written by Open Trip We are Creative Blogger Theme Wavers which provides user friendly, effective and easy to use themes. Each support has free and providing HD support screen casting.
jalan ke dieng dari magelang