Biarnggak linglung, berikut dibeberkan soal panduan arti sejumlah warna kabel di empat pabrikan ternama. Tentu tidak semua. Tapi bagian yang paling mungkin ditangani atau dibuka sendiri.
Kodeproduksi aki motor (Istimewa) Banyak orang yang belum mengetahui cara membaca kode produksi pada aki motor. Dengan mengenal kode pada aki, Anda dapat mengetahui usia aki yang anda gunakan. Copot Aki Motor, Lepas Kabel Positif Atau Negatif Duluan Biar Aman?
Jikaada paking blok yang kendor, walaupun itu hanya sedikit akan berdampak buruk, yaitu bisa mengakibatkan oli pada blok magnet bocor. ***. Baiklah sahabat otomotif, demikianlah penjelasan Pulser Motor yang dilengkapi dengan Cara Kerja, Jenis-Jenis, Fungsi, dan lain sebagainya. Oh iya, ada satu hal yang wajib kamu ingat.
CaraMembedakan Kabel Positif Dan Negatif Pada Speaker - Sambungan Seri Dan Paralel Speaker Subwoofer Double Coil Bahar Electronic - Bisakah baterai menguras tanah yang buruk . Nah supaya aman, berikut ini tips dalam mencopot aki motor maupun cara memasangnya kembali dengan benar. Admin dari blog terkait perbedaan 2019 juga . Ada beberapa
CaraPasang kunci rahasia motor sendiri. Nb untuk kabel no (4) bisa di pakai untuk menggantikan kabel no (3) jika susah mengambil arus positif, Perbedaannya adalah jika mengambil arus positif dari no (3) ini kunci rahasia Anti maling tetap posisi (on) walaupun kontak masih di posisi off. Namun kalau bisa mengambil arus positif nya sebelum
Dalamperawatan sepeda motor kesayangan kita, terkadang kita harus mengerti arti/fungsi kabel kelistrikan pada sepeda motor. Fungsi kabel sendiri adalah untuk menghubungkan listrik dari komponen satu ke komponen kelistrikan lainnya. Arti warna kabel sepeda motor pada setiap merek kadang berbeda-beda.
H2HO3Vw. – Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami. Kali ini kita akan membahas mengenai akibat yang ditimbulkan bia kita salah dalam memasang kabel aki pada motor. Secara umum, baik motor atau mobil membutuhkan aki. aki atau biasa disebut juga sebagai accumulator merupakan komponen kelistrikan yang berfungsi untuk menampung daya listrik dan menyuplai daya listrik pada komponen-komponen yang membutuhkan. Idealnya, aki dapat bertahan hingga lebih dari 2 tahun. Namun terkadang karena keteledoran dalam pemakaian, maka aki dapat berumur pendek. Salah satu keteledoran dalam penggunaan aki adalah ketika salah dalam memasangkan aki. ya, memasang aki ini harus tepat, yakni tepat spek akinya dan tepat dalam pemasangannya. Di aki sendiri, terdapat 2 kutub yakni positif dan negatif. Dua kutub ini harus disambungkan dengan 2 kabel yang sesuai pada motor. Kita harus hati-hati dalam memasangkan ini, sebab jika sampai salah, maka akibatnya bisa merugikan sekali. Lalu, apa saja akibat dari salah pasang kabel aki motor? 1. Kelistrikan Motor Tidak Menyala Yang pertama adalah kelistrikan motor yang tidak menyala. Ya hal ini wajar, sebab sistem kelistrikan motor tengah bekerja dengan tidak normal. Sebaiknya jika kelistrikan motor tidak menyala, maka jangan biarkan kunci kontak ada dalam posisi on di waktu yang lama. Sebab jika kita abai, maka efeknya bisa lebih parah lagi. 2. Timbulnya Percikan Api Timbulnya percikan api ini bisa terjadi saat kita menyentuhkan kabel pada kutub aki. sebenarnya baik itu kabel positif atau negatif, jika terkena kutub positif di aki dengan tidak benar, maka hasilnya pasti akan ada percikan api. Namun khusus untuk kesalahan pasang, percikan apinya biasanya akan membuat kelistrikan motor jadi tidak menyala. 3. Panas Pada Aki Ini yang penting, jika saat kita hidupkan motor dan kelistrikan tidak menyala lalu saat kita raba aki ternyata suhunya hangat atau bahkan panas, maka segeralah cabut kabel aki. ya, pemasangan aki yang tidak tepat dapat menyebabkan suhu pada aki meningkat dan tentunya ini tidaklah baik. 4. Sekring Putus Sekring atau fuse ini fungsinya adalah untuk mengamankan sistem kelistrikan saat terjadi short atau korslet. Jika saat kita memasang aki lalu malah membuat sekring gosong atau putus, maka segeralah copot aki dan ganti sekring untuk meminimalisir kerusakan lain seperti lampu putus, starter mati, hingga speedometer blank. 5. Kerusakan Aki Pemasangan aki yang tidak tepat dapat membuat aki jadi mati atau tekor. Selain itu, pemasangan aki yang terbalik juga dapat membuat performa aki menurun atau dalam kata lain tidak awet. 6. Garansi Hangus Saat kita memasang aki dan ternyata salah, ada kemungkinan aki tidak akan bekerja dengan semestinya meski sudah kita benarkan posisi kutub dan kabelnya. Jika akinya baru, mungkin kita akan berfikir untuk mengajukan klaim garansi. Namun sayangnya, aki yang rusak karena kesalahan pengguna salah pemasangan tidak terklaim garansi jadi garansinya tidak dapat digunakan. Tips Memasangkan Aki Beberapa tips dalam memasang aki motor adalah sebagai berikut Matikan kunci kontak motorCopot kabel aki dengan urutan KABEL NEGATIF DULU, BARU KABEL POSITIF Kemudian pasangkan aki baru, idealnya akinya harus sama atau minimal punya spek yang sama agar memudahkan kita dalam pemasanganPasangkan kabel aki yakni PASANG KABEL POSITIF DULU, BARU KABEL NEGATIF. Kabel positif memiliki warna merah dan ujung kabelnya dibalut dengan karet, sedangkan kabel negatif berwarna hitam dan tidak dibalut dengan karet. Kutub positif pada aki biasanya ditandai dengan simbol + dan kutub negatif biasanya ditandai dengan simbol –Pastikan mengencangkan baut pada kutub agar tidak timbul percikan api saat aki digunakan Artikel ini kami cukupan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa. Wassalamu’alaikum.
– Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami. Kali ini kita akan membahas mengenai pernyebab dari aki motor tidak mengisi. Aki pada motor merupakan accumulator atau accu yang menjadi tempat penampungan daya listrik. Aki ini nantinya akan menjadi sumber listrik pada beberapa komponen kelistrikan motor. Aki sendiri biasanya memiliki arus satu arah atau DC. Komponen yang satu ini memiliki masa pakai dan kadang mengalami kerusakan. Salah satu kerusakan yang terjadi adalah aki yang tidak mengisi. Hmm, lalu apa ya kira-kira penyebab aki motor yang tidak mengisi? Berikut pembahasannya 1. Kiprok Rusak Salah satu penyebab kenapa aki tidak mengisi adalah karena kiprok atau regulator yang sudah rusak. Kiprok ini tugasnya seperti keran yang mana sumber airnya berasal dari spull. Dari spull, banyaknya aliran listrik akan diatur oleh kiprok agar nantinya aliran listrik bisa pas takarannya di dalam aki, dalam artian tidak over dan juga tidak tekor. Salah satu ciri kiprok yang rusak adalah kiprok yang tidak panas saat mesin motor digunakan. Selain itu, jika kita menyalakan motor dan menahan gas hingga di 4000 – 5000 Rpm dan ternyata tegangan listrik kurang dari 14 volt atau lebih dari 14 volt, maka kemungkinan kiprok bermasalah. Misal setelah digeber di angka 4000 RPM, ternyata tegangan aki hanya menujukan angka 12 volt atau 13 volt, maka dapat diduga kiprok mengalami kerusakan. Untuk mengetahui tegangan dari aki, maka kita harus menggunakan alat bernama voltmeter, atau multitester, atau Avometer. Baca Juga Fungsi Voltmeter Pada Motor 2. Soket Kiprok Bermasalah Kiprok biasanya terhubung dengan menggunakan soket, soket ini kadang mengalami problem berupa gosong hingga meleleh. Pada beberapa motor Yamaha, kondisi gosongnya soket ini dapat menyebabkan motor enggan melaju dan menimbulkan kode 46. Tetapi sebenarnya, masalah ini tidak akan membuat aki jadi tidak mengisi secara signifikan, hanya saja aliran listrik jadi terganggu pada motor. 3. Aki Drop atau Rusak Selanjutnya adalah aki yang drop atau rusak, jika kita tidak menggunakan voltmeter, sukar untuk kita mendeteksi kebocoran atau drop dari aki motor. Jadi begini, kadang kiprok normal dan mampu mengisi hingga 14 volt saat mesin menyala, tetapi saat mesin motor mati, daya pada aki bocor dan menyebabkan tegangannya kurang dari 12 volt angka tegangan normal saat aki motor standby ada di angka 12 volt. Jadi saat mesin menyala aki normal dan mengisi, namun saat mesin motor mati dalam waktu berhari-hari, tegangan hilang dan seolah tidak mengisi karena aki yang bocor atau drop. Biasanya hal ini terjadi karena aki mengalami kerusakan maupun karena usia pakai yang sudah lama. Eh, mungkin kalian tertarik lihat video review aki ini 4. Kabel-Kabel Tidak Normal Kabel terputus, terjepit, hingga tidak terpasang dapat menyebabkan aki pada motor tidak mengisi. Pertama, pastikan kabel positif dan negatif pada aki telah benar-benar terpasang dan jangan sampai longgar karena dapat menyebabkan aki tidak terisi dengan maksimal. Selain itu pada motor Yamaha yang rumah sekringnya ada pada bendik, pastikan kabel antara CDI/ ECU terhubung dengan benar dengan bendik atau rumah sekring. Pada kasus kami, kabelnya “terbatek” atau bagian dalamnya seperti hendak putus dan menyebabkan kelistrikan sering error serta menyebabkan pengisian pada aki tidak normal saat sekring putus atau mengalami masalah, pada beberapa motor akan menyebabkan kelistrikan drop, hal tersebut bertujuan agar meminimalisir terjadinya kerusakan lebih parah pada kelistrikan motor. 5. Beban Listrik Berlebih Ini adalah penyebab basic atau asal-muasal yang biasanya akan menyebabkan kelistrikan motor cepat mengalami kerusakan. Contoh di sini adalah seperti memasang lampu variasi di sana-sini, atau memasang komponen kelistrikan lain yang menyebabkan tegangan listrik menjadi semakin terbebani. Jadi regulator sudah mematok besaran tegangan yang harus disuplai pada aki, dan aki pun sudah disetting untuk memberikan suplai seberapa besar pada beberapa komponen. Jika suplai listrik tetap sama sedangkan permintaan listrik jadi besar, tentu akan menyebabkan pengisian pada aki jadi tidak normal besar pasak dari pada tiang. 6. Spull Rusak atau GosongTerakhir adalah penyebab yang sebenarnya jarang terjadi, spull atau magnet sendiri jarang mengalami kerusakan, tetapi tetap bisa ini letaknya ada di blok sebelah kiri dari sepeda motor, dan ketika rusak, biasanya lilitannya akan gosong atau terbakar. Nah artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa. Wassalamu’alaikum.
Jakarta Aki mobil memang ada usianya. Namun jika terlalu sering digunakan maka tidak menutup kemungkinan batas pemakaiannya akan lebih cepat atau soak. Nah, jika mobil Anda mogok karena aki dan tak tahu cara mencopot serta memasang ada baiknya tidak dilakukan sendiri. Sebaliknya, hubungi mekanik terdekat atau seseorang yang mengerti soal mobil. Pahami Beda Air Aki Merah dan Biru agar Tak Salah Beli Apa Kelebihan Aki Ultra-Gel untuk Sepeda Motor? Alternatif Coolant, dari Air Bekas AC Sampai Air Aki Sebab tak sedikit pemilik mobil yang salah memasang kabel kutub aki antara plus positif dan minus negatif sehingga mengeluarkan asap. Hal ini dikarenakan kabel positif yang disambung ke terminal aki minus sedangkan kabel negatif dipasang di terminal plus. Akhirnya aki mengeluarkan asap. Perlu diketahui, kabel aki positif dan negatif terlihat dari warna, yaitu kabel plus berkelir merah dan kabel minus dibalut hitam. Menurut Service Manager Plaza Toyota, Parman Suanda, jika memang salah memasang aki dan menimbulkan asap, langkah pertama yang paling benar ada langsung mencabutnya segera mungkin. “Kalau posisi kabel baterai tertukar, itu pasti short circuit, atau terjadi hubungan arus pendek korsleting yang mengakibatkan pengaman baterai putus atau bagian fuse-nya sekring,” ungkap Parman saat ditemui di showroom Plaza Toyota Pramuka, Jakarta Timur, Selasa 12/9/2017. Fuse atau sekring merupakan salah satu komponen yang dapat memberikan pengaman dalam rangkaian elektronika maupun perangkat listrik. Fuse yang memiliki kawat tipis dan pendek akan meleleh dan putus jika dialiri arus listrik berlebihan. Lebih lanjut Parman menyatakan, selain bagian fuse, maka langkah berikutnya harus dilakukan pengecekan pada sistem kelistrikan. Jika korsleting dan itu sangat parah, kata dia, bisa saja masalah justru menjalar ke bagian sistem ECU Electronic Control Unit. Perlu dicatat, ECU kini banyak dipakai pada kendaraan model baru yang ditopang teknologi injeksi. “Kalau kena ECU, lumayan mahal. Karena kalau Avanza saja itu harga ECU sekitar Rp 4 jutaan. Dan itu memerlukan waktu sedikit panjang untuk perbaikanya, karena harus mengecek sambungan kabel semuanya. Sedangkan kalau ganti fuse mungkin sekitar Rp 20-30 ribu saja,” ungkap Parman. Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini Pahami Beda Air Aki Merah dan Biru agar Tak Salah BeliAki basah adalah satu dari beberapa jenis aki yang dijual di pasaran. Dibandingkan dengan aki kering, satu ciri utama dari aki basah adalah air yang ada di dalamnya akan menyusut perlahan-lahan. Agar aki terjaga dengan baik, maka air tersebut kuantitasnya harus terjaga. Ketika air sudah ada di bawah ambang batas normal, maka pemilik kendaraan harus segera menambahkannya. Air untuk isi ulang ini dapat dengan mudah dibeli di bengkel atau toko otomotif biasa. Dalam hal ini, satu hal yang perlu diperhatikan adalah jenis air aki. Ketika kita ke toko otomotif, maka umumnya kita akan mendapati dua cairan untuk aki. Pertama, cairan dengan bungkus bernuansa merah. Kedua, cairan dengan bungkus dengan corak biru. Pembedaan ini bukan tanpa sebab. Ia dipilah karena memang peruntukan yang berbeda, meski sama-sama untuk aki. "Yang botolnya biru itu untuk menambahkan cairan aki yang sudah sedikit, tapi kalau untuk aki baru, pakai yang botolnya merah," ujar Syahrudin, Advisor PT Astra Otoparts Tbk, di Shop & Drive yang ada di Kelapa Gading, Jakarta, Kamis 13/7 kemarin. Pembeda kedua jenis cairan ini adalah zat yang terkandung di dalamnya. Pada cairan yang kemasannya merah atau juga disebut aki zuur, terkandung asam sulfat H2S04 yang mengandung elektrolit, yaitu zat yang dapat menyimpan serta menghantarkan listrik. Dibanding air di kemasan biru, cairan ini cukup berbahaya karena jika terkena kulit akan dapat membuat gatal-gatal. Oleh karena zat yang dapat menyimpan dan menghantarkan listrik itulah aki jenis ini yang harus dipakai untuk aki pertama. Biasanya, masing-masing pabrikan sudah punya formula H2S04-nya sendiri. Sementara, air berkemasan biru dipakai untuk menambah volume. Beda dengan yang merah, air ini pada dasarnya adalah air yang sudah mengalami demineralisasi sehingga tidak mengandung logam sama sekali. Air jenis ini tidak akan menambah berat jenis H2SO4 yang masih tersisa. Meski kandungannya berbeda, di pasaran harga keduanya tidak terpaut jauh. Pada salah satu laman jual beli online , salah satu seller menjual keduanya dengan harga Rp Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
– Awas bahaya! Ini dampak negatfinya kalau sampai terbalik pada saat proses pasang kedua kutub aki di motor. Meskipun terdengar sepele karena hanya ada dua kabel kutub aki, efeknya bisa fatal kalau sampai terpasang terbalik. Buat yang penasaran, memang apa hal yang bakal terjadi kalau kutub aki motor sampai terbalik pada saat pemasangan? “Kalau salah memasang antara kabel kutub aki positif dan negatif, risikonya bakal terjadi short atau korsleting di kelistrikan motor,” ujar Ricky Hariyadi, Product & Marketing PT Daytona Azia. Baca Juga Aki Tekor Usai Pasang Klakson Aftermarket? Mungkin Lupa Pasang Ini Tandanya kalau kutub aki terbalik saat dipasang adalah muncul seperti percikan api, terasa panas atau muncul asap. Dampak ringan dari korsleting tersebut bisa mengakibatkan sekring putus sehingga enggak mengakibatkan kerusakan bagi komponen kelistrikan lain di motor. Nurul Sekring normal kiri dan sekring putus kiri dilihat dengan cara diterawang di tempat terang Paling parah, komponen lain bisa menjadi korban kerusakan seandainya aki tidak segera dicabut buat diperbaiki dan diganti sekring baru. Nah kalau hanya sekring terbilang mudah dan mudah untuk perbaikannya, hal berbeda jika kerusakan sampai menyerang komponen ini. Baca Juga Copot Aki Motor, Lepas Kabel Positif Atau Negatif Duluan Biar Aman?
Harry/ Posisi aki Yamaha WR 155R – Pada saat ingin mencopot aki yang terpasang di motor, sebaiknya lepas kabel positif atau negatif duluan biar aman? Meskipun aki bisa dicopot dengan mudah, ternyata prosesnya harus dilakukan dengan benar untuk menghindari risiko buruk yang bisa terjadi seperti korsleting. Nah supaya aman, berikut ini tips dalam mencopot aki motor maupun cara memasangnya kembali dengan benar. “Pada saat mencopot aki, bisa dimulai dari melepas kabel negatif lebih dulu baru kemudian kabel positif,” ujar Budianto, mekanik bengkel Kedai Riders, Ciledug, Tangerang. Baca Juga Gejala Aki Motor Lemah Bisa Dideteksi Dari Klakson, Ini Cirinya Dalam kondisi kabel negatif terlepas, seluruh aliran listrik yang berlangsung di motor bakal langsung terputus. Sedangkan jika kabel positif duluan yang dilepas, seluruh perangkat elektrikal di motor masih tetap terhubung dengan aliran listrik. Ilustrasi setrum aki motor tipe MF Maintenance Free “Makanya kalau kabel positif yang dilepas duluan, bakal timbul percikan api di kutub aki motor,” ungkapnya. Hasilnya, pengguna pun juga berpeluang kesetrum atau terjadi kebakaran jika kabel positif dilepas lebih dulu. Baca Juga Kabel Gas Putus Bisa Diakali Pakai Benang Jahit, Begini Caranya
kabel positif dan negatif aki motor